Universitas Sebelas Maret kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi kreativitas mahasiswa dalam berwirausaha melalui Program Wibawa (Wirausaha Baru Mahasiswa). Kegiatan sosialisasi dilakukan pada Senin, 27 April 2026 bertempat di Auditorium UNS. Kegiatan ini merupakan roadshow ke-tiga yang dihadiri oleh 704 mahasiwa dari Fakultas Pertanian, Fakultas Peternakan, Fakultas Teknik, Fakultas Teknologi Informasi dan Sains Data, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Psikologi dan Fakultas Kedokteran. Kegiatan juga dihadiri oleh Wakil Dekan, Kepala Program Studi, PIC Kewirausahaan serta dosen Kewirausahaan di Universitas Sebelas Maret. Program ini bertujuan untuk menciptakan generasi mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga menjadi mahasiswa yang siap menghadapi tantangan dunia kerja melalui jiwa kewirausahaan.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Direktur Direktorat Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa UNS, Prof. Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., CIPE., CPRM. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa program WIBAWA merupakan wadah strategis untuk mengembangkan ide bisnis mahasiswa menjadi usaha yang nyata dan berkelanjutan sehingga dapat menciptakan peluang kerja baru serta menjadi agen perubahan yang mampu berkontribusi terhadap perteumbuhan ekonomi masyarakat. Acara kemudian secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D., IPU. Beliau menekankan pentingnya sikap tangguh dalam berwirausaha. “Sebagai seorang wirausahawan, kita harus memiliki daya tahan dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.
Materi pengenalan mengenai Program Wibawa disampaikan oleh Kepala Subdirektorat Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa Dr. Susantiningrum, S.Pd., S.E., M.A.B. Rangkaian kegiatan Wibawa meliputi proses seleksi baik dari seleksi administrasi, seleksi business plan dan pitching kemudian dilanjutkan dengan wibawa camp, pencairan dana bantuan, pembinaan dan pendampingan, monitoring dan ditutup dengan Expo program Wibawa UNS. Adapun yang menjadi persyaratan mahasiswa yang dapat mengikuti program ini yaitu mahasiswa aktif UNS D3 maksimal semester 4, D4 maksimal semester 6 dan S1 maksimal semester 6. Dalam program ini, mahasiswa dapat bergabung dalam tim yang terdiri dari 5-7 orang dari program studi yang sama atau dari program studi/ fakultas yang berbeda. Kepala Subdirektorat Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa Dr. Susantiningrum, S.Pd., S.E., M.A.B.menyampaikan bahwa melalui program ini mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan ide bisnis, meningkatkan keterampilan manajerial serta memperoleh pendampingan langsung dari dosen dan praktisi usaha. Selain itu, peserta juga akan mendapatkan dukungan berupa workshop, mentoring hingga bantuan pendanaan usaha guna mendukung realisasi dan pengembangan bisnis usaha. Program Wibawa 2026 ini terdiri dari Program Wibawa Reguler dengan pendanaan maksimal 10 juta (usaha berjalan kurang dari 6 bulan), Program Wibawa Unggulan dengan pendanaan maksimal 15 juta (usaha telah berjalan lebih dari 6 bulan) dan Program Wibawa Inklusi dengan pendanaan maksimal 10 juta.
Kegiatan selanjutnya adalah penyampaian panduan dalam submit proposal Wibawa UNS melalui sistem https://esquare.uns.ac.id yang disampaikan oleh Putri Permatasari S.P., M.Si selaku Kepala Seksi Kewirausahaan Mahasiswa. Dalam pemaparan tersebut dijelaskan teknis pendaftaran melalui platform Esquare. Dalam sosialisasi nampak antusiasme dari mahasiswa yang hadir melalui interaksi diskusi dalam sesi tersebut. Beragam ide usaha diharapkan dapat muncul melalui program ini sehingga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa UNS dan lingkungan sekitar.
Pada sosialisasi ini juga menghadirkan success story dari alumni yang pernah mengikuti Wibawa 2025. Aditya Wisnu Yudha Marsudi sebagai CEO dari Atamagri beserta dengan timnya Desnia Anindy Irni Hareva dan Mazka Buana Hidayat berhasil memulai usahanya dari pendanaan Wibawa. Aditya menyampaikan bahwa berawal mengikuti program ini, dia mendapatkan berbagai manfaat antara lain wawasan tentang mindset founder, cara menghitung proyeksi laba rugi, mempelajari strategi digital dan kepengurusan legalitas usaha seperti HKI, merek dagang dan NIB. Melalui kebermanfaatan program ini, Atamagri terus berinovasi dan pada akhirnya berhasil juga menjadi 1st Winner Shell LiveWire dan memperoleh pendanaan sebesar Rp 100.000.000,-.
Program Wibawa UNS merupakan salah satu langkah strategis yang dilakukan dalam menyiapkan lulusan yang adaptif dan berdaya saing. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, harapannya mahasiswa akan semakin termotivasi untuk membangun usaha mandiri dan mampu dalam mengembangkan potensi diri menjadi entrepreneur muda yang sukses, inovatif dan berkelanjutan.