• eService
  • Tentang UNS
  • SPMB
  • Berita Terkini
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Struktur Organisasi
  • Karier dan Alumni
    • Carier Development Center
    • Tracer Study
  • Kewirausahaan Mahasiswa
    • Seminar Kewirausahaan
    • Database Wirausaha Mahasiswa
    • Pembinaan Wirausaha Mahasiswa
      • WIBAWA
      • P2MW
      • SEMESTA
    • Klinik Wirausaha Muda
    • Hibah Kewirausahaan
  • Pengumuman
  • Infografik
  • Dokumen
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Struktur Organisasi
  • Karier dan Alumni
    • Carier Development Center
    • Tracer Study
  • Kewirausahaan Mahasiswa
    • Seminar Kewirausahaan
    • Database Wirausaha Mahasiswa
    • Pembinaan Wirausaha Mahasiswa
      • WIBAWA
      • P2MW
      • SEMESTA
    • Klinik Wirausaha Muda
    • Hibah Kewirausahaan
  • Pengumuman
  • Infografik
  • Dokumen

Wibawa Camp 2026 Resmi Digelar, UNS Dorong Semangat Wirausaha Mahasiswa

  • 30/06/2026
  • dakm

SubDirektorat Kewirausahaan Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan Wibawa Camp 2026 bertajuk “Entrepreneurship Impact: Inovasi untuk Tumbuh Bersama” dalam rangka mendukung pengembangan jiwa kewirausahaan mahasiswa melalui Program Wirausaha Baru Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (WIBAWA-UNS) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dengan hari pertama dilaksanakan pada Selasa (30/6/2026) pukul 08.00–16.00 WIB bertempat di Aula Gedung F Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS. Kegiatan hari pertama ini diikuti oleh perwakilan dari 146 kelompok usaha Wibawa dengan masing-masing tim mengirimkan dua orang, sehingga total peserta yang hadir berjumlah 292 mahasiswa.

Acara dibuka dengan sambutan dari Prof. Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., CIPE., CPRM., selaku Direktur Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa UNS, dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh Dr. Imam Sujadi, M.Si., selaku Dekan FKIP UNS.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mencetak mahasiswa agar memiliki jiwa entrepreneur. Pada hari pertama Wibawa Camp 2026, terdapat empat narasumber yang hadir untuk membawakan materi. Salah satunya adalah Prof. Dr. Dwi Prasetyani, S.E., M.Si., CIPE., CPRM., yang turut membawakan materi pertama bertajuk “Entrepreneur Mindset”. Melalui materi tersebut, mahasiswa diajak untuk membangun pola pikir kewirausahaan sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja (job seeker), tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja (job creator) yang menghadirkan solusi dan nilai tambah bagi masyarakat. Pemaparan materi diawali dengan gambaran kondisi pengangguran terdidik di Indonesia yang masih cukup tinggi, sehingga mahasiswa dituntut memiliki kemampuan beradaptasi, berinovasi, serta berani menciptakan peluang di tengah perubahan zaman.

Materi kedua disampaikan oleh Dr. Wisnu S. Dewobroto, M.Sc., selaku Majelis Wali Amanat Komunitas Tangan Di Atas (TDA), dengan mengangkat tema “Idea and Market Validation for Student Entrepreneurs”. Dalam sesi ini, mahasiswa diajak memahami pentingnya membangun ide bisnis yang berangkat dari kebutuhan dan permasalahan nyata di masyarakat. Menurutnya, sebuah ide usaha tidak hanya harus kreatif, tetapi juga memiliki potensi untuk memberikan solusi yang relevan sehingga mampu diterima oleh pasar.

Melalui pemaparan tersebut, peserta diperkenalkan pada konsep market validation, yaitu proses menguji kelayakan sebuah ide bisnis sebelum benar-benar dikembangkan. Mahasiswa didorong untuk mengenali target konsumen, memahami perilaku pasar, serta mengumpulkan masukan dari calon pengguna atau pembeli sebagai dasar dalam menyempurnakan produk maupun layanan yang akan ditawarkan. Dengan demikian, risiko kegagalan usaha dapat diminimalkan karena pengembangan bisnis dilakukan berdasarkan kebutuhan pasar, bukan sekadar asumsi. Selain itu, peserta juga diberikan wawasan mengenai pentingnya keberanian untuk mencoba, melakukan evaluasi secara berkelanjutan, serta beradaptasi terhadap perubahan kebutuhan konsumen. Dr. Wisnu menekankan bahwa proses membangun bisnis merupakan perjalanan yang membutuhkan pembelajaran terus-menerus, kolaborasi, dan kemampuan membaca peluang di tengah dinamika dunia usaha. Melalui materi ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan ide bisnis yang inovatif, memiliki nilai tambah, dan berdaya saing sehingga dapat menjadi wirausahawan muda yang siap menghadapi tantangan di masa depan

Selanjutnya ketika memasuki materi ketiga yang disampaikan oleh Ida Juwita Sari, S.E., selaku Konsultan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi dan UMKM Surakarta, dengan mengangkat tema “Pengembangan Produk dan Kemasan”, mahasiswa diajak memahami bahwa sebuah produk yang berkualitas saja tidak cukup untuk membuatnya laku di pasaran. Menurutnya, penjualan yang meningkat merupakan hasil dari kombinasi empat unsur, yaitu produk berkualitas, kemasan menarik, branding yang kuat, dan promosi yang konsisten.

Peserta diperkenalkan pada tiga aspek utama dalam pengembangan produk, diantaranya: 1) pembuatan identitas produk, 2) standar desain kemasan, 3) strategi branding. Dalam pembuatan identitas produk, Ida menjelaskan bahwa sebuah produk perlu memiliki ciri khas yang membuatnya mudah dikenali dan diingat konsumen, mencakup nama, logo, warna, dan tagline, layaknya identitas yang dimiliki setiap individu. Ia turut memaparkan kriteria nama produk yang baik, yaitu pendek, mudah diingat, mudah diucapkan, dan mewakili karakter produk itu sendiri.

Pada bagian standar desain kemasan, mahasiswa diajarkan elemen wajib yang perlu ada dalam sebuah kemasan, antara lain nama produk, logo, foto produk, keunggulan produk, kontak pemesanan, dan tautan media sosial. Ida juga menekankan pentingnya pemilihan warna kemasan yang sesuai dengan karakter produk, karena setiap warna memiliki makna psikologis yang memengaruhi persepsi konsumen, misalnya warna merah dan kuning yang umum digunakan pada produk makanan karena dipercaya dapat merangsang selera makan.

“Kemasan adalah salesman terbaik produkmu,” ujar Ida Juwita Sari dalam pemaparannya.

Materi keempat yang juga sebagai penutup acara Wibawa Camp 2026 hari pertama disampaikan oleh Dhanny Ardiansyah, selaku Founder dan Owner PT. Toekang Digital Indonesia, dengan mengangkat tema “Komersialisasi Produk dan Strategi Marketing”. Dalam sesi ini, mahasiswa diajak memahami bahwa keputusan pembelian seorang konsumen bukanlah suatu kebetulan, melainkan hasil dari strategi pemasaran digital yang dirancang secara berlapis, mulai dari kemunculan konten di berbagai platform hingga akhirnya mendorong konsumen melakukan transaksi.

Lebih lanjut, Dhanny memaparkan konsep marketing mix sebagai dasar sebelum menyusun strategi digital marketing, yang terdiri atas empat faktor utama, yaitu product, price, promotion, dan place atau kanal. Ia menegaskan bahwa digital marketing sejatinya hanya berperan pada aspek place, sehingga produk yang ingin laku di pasaran tetap harus memperhatikan kualitas, harga, dan strategi promosi secara menyeluruh, bukan hanya bergantung pada pemilihan kanal pemasaran semata.

Peserta turut diperkenalkan pada berbagai kanal pemasaran, baik offline maupun online. Kanal offline mencakup pameran, direct selling, sponsorship, point of sales, hingga media cetak dan elektronik, sementara kanal online meliputi iklan berbayar, media sosial, marketplace, mesin pencarian, situs web, hingga kerja sama dengan media partner atau key opinion leader (KOL). Dhanny menekankan bahwa setiap jenis produk memerlukan strategi dan kanal yang berbeda, sehingga mahasiswa tidak boleh sekadar mengikuti tren tanpa mempertimbangkan kesesuaian dengan karakter produk yang dimiliki.

“Itu bukan kebetulan, itu strategi,” ujar Dhanny Ardiansyah saat menjelaskan bagaimana sebuah konten dapat mendorong konsumen melakukan pembelian.

Dalam keberjalanan WIbawa Camp 2026 hingga akhir acara, antusiasme mahasiswa masih bertahan. Salah satu peserta, Atha Aurelia Gunawan, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2024, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberinya wawasan yang berharga. “Dari program Wibawa Camp ini aku cukup mendapatkan insight yang sangat luar biasa. Tadi di awal sudah disampaikan mengenai entrepreneur mindset, dan bagaimana kita bisa terus sustain dari awal sampai akhir, mulai dari merancang sebuah ide hingga nanti diimplementasikan menjadi sebuah profit,” ujar Atta.

Ia menambahkan bahwa materi yang diperoleh akan diterapkan pada program WIBAWA yang sedang ia jalankan bersama timnya. “Setelah ini aku merasa dengan materi yang aku dapat hari ini, aku bisa implementasikan di program Wibawa juga, jadi aku lebih bisa prepare dengan apa yang menjadi tujuanku, benar-benar bisa aku strukturkan dari sekarang hingga nanti,” tambahnya.

Di akhir wawancara, Atta turut menyampaikan harapannya kepada DAKM UNS. “Alhamdulillah di Wibawa ini ternyata rezekinya, jadi sampai lulus pendanaan. Untuk DAKM, sukses selalu, selalu hadirkan program-program yang bisa mengembangkan mahasiswa-mahasiswanya, baik di bidang kewirausahaan maupun bidang-bidang lainnya, supaya setelah lulus mahasiswa benar-benar punya perencanaan karier yang terukur,” pungkasnya.

Melalui rangkaian kegiatan Wibawa Camp 2026 ini, mahasiswa UNS yang lolos dalam program WIBAWA-UNS 2026 diharapkan dapat terus aktif mengembangkan ide-ide usaha yang inovatif. Program Wirausaha Baru Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (WIBAWA-UNS) hadir untuk mendampingi mahasiswa dalam menghasilkan produk-produk yang berkualitas dan berdaya saing global. Lebih dari itu, program ini merupakan langkah penting dalam mencetak generasi wirausaha muda yang tidak hanya mampu mengembangkan usaha, tetapi juga memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan perekonomian lokal.

Sign In

More Posts

Program Prioritas Pemerintah Bidang Perumahan Khusus Pembiyaan Investasi kepada UMKM

Program Prioritas Pemerintah Bidang Perumahan Khusus Pembiyaan Investasi kepada UMKM 🔖Waktu Pendaftaran : 16 -22 Oktober 2025 🔗 link pendaftaran

JADWAL PELAKSANAAN PROGRAM PEMAGANGAN DIPERPANJANG!!

Kesempatan masih terbuka untuk Rekanaker mengikuti Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Pendaftaran melalui situs maganghub.kemnaker.go.id DeskripsiProgram ini merupakan bagian dari

Pedoman Mentor (PROGRAM PEMAGANGAN LULUSAN PERGURUAN TINGGI)

Pedoman Peserta Maganghub (PANDUAN PENDAFTARAN SEBAGAI PESERTA MAGANG LULUSAN PERGURUAN TINGGI)

Page1 … Page3 Page4 Page5

Share:

PrevPreviousINEWS CAMPUS CONNECT X UNS 2026
NextUNS Gandeng Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Mahasiswa Melalui Kuliah Tamu KewirausahaanNext

Alamat:

Jalan Ir. Sutami 36 Kentingan, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia 57126

Email: dakm@unit.uns.ac.id

Facebook Twitter Youtube Instagram

Pintasan Cepat

Perusahaan Mitra
Member Alumni
Tracer Study

© 2026 All Rights Reserved.