Surakarta, 21 September 2024 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sebelas Maret (UNS) terus mempererat hubungan dengan para alumninya. Dalam dua tahun terakhir, sejumlah inisiatif strategis telah diluncurkan, termasuk berdirinya Yayasan KAFEB dan pengelolaan endowment fund yang semakin berkembang pesat.
Hal ini disampaikan oleh Dr. Dwi Prasetyani, SE. M.Si., Direktur Direktorat Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa UNS, dalam sambutannya pada acara Sharing Session: Balancing Corporate, Business, and People Development yang diselenggarakan oleh Program Studi Magister Manajemen (MM) FEB UNS. Acara berlangsung di Aula Konimex, Gedung Bachtiar Effendi FEB UNS, Sabtu (21/9/2024).
Menurut Dr. Dwi, beasiswa yang dikelola oleh Yayasan KAFEB mengalami pertumbuhan signifikan. “Tahun pertama hanya mengalokasikan sekitar Rp 24 juta, dan pada tahun kedua meningkat menjadi Rp 184 juta,” jelasnya. Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa dengan tiga kategori utama, yaitu prasejahtera, berprestasi, dan aktifis.
Selain beasiswa, KAFEB juga menginisiasi program Bakti Almamater yang memberikan pendampingan kepada mahasiswa, mulai dari mentoring hingga proses rekrutmen di berbagai perusahaan, termasuk BUMN dan sektor perbankan. Program ini bertujuan mempermudah mahasiswa dalam menghadapi proses pendaftaran kerja hingga tahap wawancara. Tak hanya itu, KAFEB turut memberikan dukungan finansial tambahan bagi mahasiswa yang mengikuti kegiatan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan bantuan para alumni,” ujar Dr. Dwi. Ia menambahkan, dukungan alumni perlu terus dikomunikasikan dan dikoordinasikan untuk mempercepat peningkatan prestasi FEB baik di tingkat nasional maupun internasional.
Selain Yayasan KAFEB, FEB UNS juga memiliki program penggalangan dana lainnya yang dikenal sebagai Gerbang Pitulungan. Program ini dirancang khusus untuk memberikan beasiswa kepada mahasiswa dan sepenuhnya berasal dari donasi alumni.
Dr. Dwi mengapresiasi komitmen tinggi para alumni dalam mendukung pengembangan fakultas. “KAFEB UNS merupakan satu-satunya fakultas di UNS yang memiliki yayasan serta endowment fund. Secara nasional, sangat jarang ada fakultas yang memiliki endowment fund. FEB UNS bisa menjadi contoh bagi fakultas lainnya di UNS,” pungkasnya.
Dekan FEB UNS dalam sambutannya turut menekankan pentingnya menumbuhkan rasa memiliki terhadap almamater. “Harapan kami, saat alumni mencapai kesuksesan, mereka tetap ingat dan menghargai institusi yang membentuk mereka,” tuturnya.
Acara Sharing Session ini menghadirkan tiga pembicara utama yang merupakan alumni FEB UNS angkatan 1989, yaitu Heri Purnomo (Direktur SDM dan Umum PT Alumni), Eko Ariantoro (Komisaris Utama PT Elnusa), dan Danang Andriyanto (Bank Mandiri). Diskusi yang dimoderatori oleh Retno Tanding Suryandari, Ph.D., selaku Kepala Program Studi MM, diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jenjang, mulai dari S-1, S-2, S-3, hingga alumni angkatan 1989.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan meriah. Banyak peserta aktif yang mendapatkan doorprize menarik selama sesi diskusi. Sharing session ini diharapkan menjadi langkah awal dari kolaborasi berkelanjutan antara FEB UNS dengan para alumninya, demi mendorong pencapaian akademik dan profesional yang lebih tinggi.